“Kuil ini menampilkan arsitektur Burma-Thai Yai yang indah dengan aksen keemasan, replika Buddha Mahamuni, patung Buddha berbaring sepanjang 40 meter, dan Pagoda Gonawin yang dirancang dengan rumit.”
Kuil Thai Wattanaram (Thai Wattanaram Temple) , sebelumnya Kuil Mae Tao Ngiew, terletak sekitar 5 kilometer dari pusat kota Mae Sot. Kuil ini dibangun oleh masyarakat Thai Yai yang bermigrasi dari Negara Bagian Shan, Myanmar, dan didirikan sekitar tahun 1857. Kemudian berganti nama menjadi Wat Thai Wattanaram. Di dalam kuil, terdapat prasasti sejarah, satu dalam bahasa Thailand dan yang lainnya dalam bahasa Burma, yang menggambarkan pendiri kuil.
Daya tarik utama di kuil ini meliputi:
-
Buddha Mahamuni: Replika patung Buddha Mahamuni yang terkenal dari Mandalay, Myanmar, terletak di Aula Mahamuni.
-
Buddha Berbaring: Patung Buddha berbaring yang besar, berukuran sekitar 40 meter, terletak di aula terbuka.
-
Pagoda Gonawin: Pagoda emas sembilan tingkat yang indah dengan desain gaya Mon.
-
Buddha Giok Putih: Buddha bergaya Burma dengan dekorasi elegan, terletak di aula khotbah.
-
Kuil Thantiya: Sosok suci yang dihormati di mana pengunjung datang untuk menyampaikan harapan dan mencari pemenuhan cepat.
-
Museum Buddhisme: Sebuah pameran yang merinci penyebaran agama Buddha di wilayah ini, sejak awal.
Kegiatan dan Layanan Penting
-
Ibadah: Pengunjung dapat memanjatkan doa kepada Buddha Mahamuni dan Buddha Berbaring untuk kemakmuran dan kebahagiaan.
-
Berdoa untuk Permohonan: Thantiya, sosok suci di kuil, populer bagi mereka yang mencari pemenuhan keinginan dengan cepat.
-
Berpartisipasi dalam Kegiatan Keagamaan: Kuil menyelenggarakan berbagai kegiatan keagamaan seperti membuat jasa, melantunkan mantra, dan retret meditasi sepanjang tahun.
Fasilitas Turis
-
Toko dan Suvenir: Kuil memiliki toko yang menjual suvenir dan barang-barang keagamaan seperti dupa, lilin, jimat, dan pesona.
-
Toilet: Toilet bersih tersedia untuk pengunjung.
-
Parkir: Tersedia ruang parkir yang luas untuk pengunjung yang bepergian dengan mobil.
-
Area Istirahat: Area tenang di dalam kompleks kuil menyediakan tempat untuk meditasi dan relaksasi.
Waktu Terbaik untuk Berkunjung
-
Musim Dingin (November–Februari): Musim ini sangat ideal untuk berjalan-jalan di sekitar kuil dan mengambil foto, terutama pagoda dan patung Buddha, yang tampak paling megah di bawah sinar matahari sejuk dan lembut.
-
Festival Songkran (April): Acara khusus dan kegiatan membuat jasa diadakan selama Tahun Baru Thailand, menjadikannya waktu yang menarik bagi pengunjung untuk berpartisipasi.
Atraksi Terdekat
-
Pasar Mae Sot: Pasar ramai tempat pengunjung dapat membeli kerajinan tangan lokal dan suvenir dari Myanmar.
-
Sungai Mae Klong: Sungai indah yang membagi Thailand dan Myanmar, menawarkan kesempatan berfoto yang luar biasa.
-
Titik Pandang di Puncak Bukit: Puncak bukit terdekat menawarkan pemandangan panorama kota Mae Sot dan Sungai Mae Klong.
Cara Menuju ke Sana
Dengan Mobil:
- Dari pusat kota Mae Sot, berkendara di sepanjang Jalan Raya 12 (Jalan Mae Sot-Tak) selama sekitar 5 kilometer, lalu belok kiri ke Jalan Raya Asia 1 (AH1) sejauh 2 kilometer. Kuil akan berada di sisi kanan Anda.
Dengan Transportasi Umum:
- Dari Mae Sot, Anda dapat naik minibus atau bus umum menuju Thasailuad atau Pasar Mae Sot, yang dekat dengan kuil.
- Setelah Anda turun di halte terdekat, Anda dapat berjalan kaki ke kuil atau naik ojek.
Perjalanan
-
Kode Berpakaian: Harap kenakan pakaian yang sopan dan hormat saat mengunjungi situs keagamaan.
-
Fotografi: Arsitektur emas kuil menghasilkan kesempatan berfoto yang indah, terutama dengan latar belakang aula emas dan sepasang patung angsa mitos.
Biaya Masuk:
- Gratis
Jam Buka:
- Buka setiap hari
- Jam: 07:00 - 17:00