“Kuil ini menampilkan replika Pagoda Shwedagon emas sebagai daya tarik utamanya, mencerminkan seni Burma-Tai Yai. Kuil ini juga menyimpan relik penting, seperti drum kuno berusia 200 tahun.”
Kuil Chumphon Khiri humphon Khiri Temple) didirikan pada tahun 1771, awalnya bernama "Kuil Klang" karena lokasinya di area komunitas pusat. Kuil ini telah berfungsi sebagai pusat spiritual bagi masyarakat lokal Mae Sot dan mencerminkan pengaruh budaya dan seni dari Myanmar.
Poin Menarik di Dalam Kuil
-
Replika Pagoda Shwedagon: Pengunjung dapat beribadah dan mengagumi pagoda emas besar, yang menampilkan arsitektur gaya Burma yang umum ditemukan di daerah perbatasan seperti Mae Sot.
-
Arca Buddha Utama di Ubosot: Di dalam aula utama (Ubosot), arca Buddha utama diabadikan dalam postur "Kemenangan Mara", yang umumnya terlihat di kuil-kuil Thailand.
-
Aula dengan Drum Kuno: Sebuah drum kuno, berusia lebih dari 200 tahun, dilestarikan di dalam kuil, menarik pengunjung yang tertarik dengan sejarah dan ritual kuil.
Aktivitas Menarik
-
Berpartisipasi dalam Upacara Keagamaan: Pengunjung dapat berpartisipasi dalam berbagai upacara seperti memberi makan kepada para biksu, upacara pemberkatan air, dan membuat pahala pada hari-hari suci Buddha.
-
Belajar tentang Seni Burma dan Tai Yai: Pengunjung dapat menjelajahi warisan arsitektur dan seni kuil, termasuk gaya Burma dan Tai Yai yang memengaruhi desain kuil.
-
Mendengarkan Kuliah atau Lokakarya Budaya: Wat Chumphon Khiri (Wat Klang) sering menyelenggarakan kuliah atau lokakarya budaya tentang sejarah dan adat istiadat setempat untuk wisatawan yang tertarik.
Layanan Wisatawan
-
Toko Cinderamata: Kuil ini memiliki toko yang menjual barang-barang religius seperti jimat, pesona, dan kerajinan tangan lokal yang dapat dibeli wisatawan sebagai suvenir atau hadiah.
-
Masakan Lokal: Pengunjung dapat menikmati hidangan lokal seperti Khao Soi (sup mie kari), Hang Lei (kari Thailand Utara), dan masakan Burma di restoran terdekat.
-
Area Istirahat dan Tempat Fotografi: Area di sekitar kuil memiliki beberapa tempat indah yang sempurna untuk bersantai dan mengambil foto, terutama pemandangan replika Pagoda Shwedagon emas.
Aktivitas Khusus Selama Festival
-
Festival Songkran: Selama liburan Songkran, upacara keagamaan dan kegiatan membuat pahala diselenggarakan, dan wisatawan dapat berpartisipasi dalam ritual seperti persembahan daun emas dan melepaskan ikan.
-
Akhir Masa Prapaskah Buddha (Ok Phansa): Selama periode ini, kuil menyelenggarakan ritual dan pertunjukan keagamaan yang menampilkan pembuatan makanan lokal dan kegiatan budaya.
-
Pertunjukan Musik dan Tari Tradisional: Selama berbagai festival, kuil dapat menyelenggarakan pertunjukan musik dan tari tradisional dalam gaya Burma dan Tai Yai, menawarkan pengalaman budaya yang menarik bagi wisatawan.
Pelestarian dan Signifikansi Kunjungan
-
Kebersihan dan Keteraturan: Sebagai situs suci, pengunjung dianjurkan untuk menjaga kebersihan dan mengikuti aturan kuil, seperti tidak membuang sampah di area kuil, berpakaian sopan, dan mematuhi praktik spiritual yang direkomendasikan oleh staf.
-
Konservasi Warisan Budaya: Mengunjungi dan beribadah di Wat Chumphon Khiri tidak hanya tentang pengayaan spiritual tetapi juga berkontribusi pada pelestarian warisan budaya dan pengetahuan sejarah untuk generasi mendatang.
Cara Menuju ke Sana
Dengan Mobil:
- Ambil Rute 105 ke bundaran kota Mae Sot, lalu ikuti Jalan Intharakiri, dan belok ke Jalan Prasat Witthi (jalan satu arah). Kuil ini tidak jauh dari pusat kota.
Dengan Transportasi Lokal:
- Pengunjung dapat menyewa sepeda motor atau pilihan transportasi lokal lainnya dari Distrik Mae Sot.
Perjalanan
-
Kunjungi Dua Kuil: Wat Chumphon Khiri dekat dengan Wat Thai Watthanaram, kuil indah lainnya dengan arsitektur gaya Burma. Wisatawan dapat dengan mudah mengunjungi kedua kuil dalam satu hari.
-
Berpakaian Sopan: Sebagai situs religius, pengunjung disarankan untuk berpakaian sopan saat mengunjungi kuil.
Biaya Masuk:
- Gratis
Jam Buka:
- Buka setiap hari
- Jam kunjungan: 08:00 – 16:30