“Air terjun batu kapur bertingkat kolosal yang mengalir sepanjang tahun, dikelilingi oleh hutan hijau abadi yang kaya, dan dapat diakses melalui rute petualangan termasuk arung jeram dan jalan pegunungan terkenal dengan 1.219 tikungan.”
Air Terjun Thi Lo Su (Thi Lo Su Waterfall) adalah air terjun batu kapur raksasa yang mengalir menuruni tebing curam dengan ketinggian lebih dari 250–300 meter. Alirannya yang deras beresonansi di seluruh lembah sepanjang tahun. Istilah Karen asli “Thi Lo Chue” berarti “air yang jatuh dengan kuat dan menghantam tanah”, tetapi nama itu kemudian salah diucapkan sebagai “Thi Lo Su,” yang oleh beberapa orang secara keliru diterjemahkan sebagai “air terjun hitam,” meskipun kata “su” tidak memiliki hubungan dengan kata “hitam.”
Air terjun ini terletak di dalam hutan hijau abadi yang lebat di Cagar Alam Umphang, sekitar 3 kilometer dari markas. Pengunjung harus melakukan perjalanan sekitar 1,5 kilometer di sepanjang jalur alam yang melewati rumpun bambu, hutan gugur campuran, dan mekarnya jahe liar musiman. Tanda-tanda pendidikan tentang tanaman dan ekosistem lokal berjejer di jalan setapak. Pada akhirnya, kabut memenuhi udara saat air terjun jatuh ke tebing batu kapur dengan lebar lebih dari 500 meter, dikelilingi oleh hutan lebat.
Sejarah Penemuan
Air terjun ini pertama kali ditemukan oleh pemburu Karen. Kemudian, Polisi Patroli Perbatasan terbang di atas area tersebut dan secara resmi mendokumentasikan kemegahannya. Departemen Kehutanan Kerajaan kemudian menetapkan daerah sekitarnya sebagai suaka margasatwa.
Pada tahun 1985, Kepala Distrik Preecha Intawong memimpin penulis dari majalah Camping untuk mensurvei rute tersebut, yang membawa Thi Lo Su menjadi perhatian nasional dan dengan cepat menjadikannya tujuan bagi para pelancong petualang. Penelitian oleh Pracha Mae Chan, di Umphang: Di Balik Alam, menunjukkan bahwa daerah air terjun itu dulunya adalah rumah bagi masyarakat Karen, yang dikenal sebagai “Wa Chue Ki,” sebelum penduduk desa dipindahkan karena kerusuhan politik di masa lalu.
Struktur Air Terjun
Thi Lo Su dialiri oleh Sungai Klotho yang berasal dari Doi Pha Wee, yang kemudian bergabung dengan Sungai Mae Klong di Mae Lamung. Air terjun ini terdiri dari tiga bagian utama:
-
Bagian kiri: Yang terbesar dan terindah, dengan banyak air terjun besar.
-
Bagian tengah: Lebih sempit tetapi mengalir dari tebing tinggi yang sama.
-
Bagian kanan: Beberapa aliran yang lebih kecil mengalir di atas tebing yang lebih rendah.
Bersama-sama, mereka membentuk tirai air panorama yang sangat besar—pemandangan ikonik Thi Lo Su.
Jalur pandang di sisi yang berlawanan memakan waktu sekitar 2 jam (pergi-pulang) dan menawarkan pemandangan air terjun yang paling lengkap dan menakjubkan.
Keindahan Musiman
Musim Hujan (1 Juni – 30 Nov):
Air terjun berada pada titik terkuatnya. Rute kendaraan ditutup untuk keselamatan; akses membutuhkan arung jeram dan trekking sekitar 12 km.
Musim Dingin–Musim Panas (1 Des – 31 Mei):
Kendaraan 4WD dapat mencapai area perkemahan. Ideal untuk jalan-jalan dan berkemah.
Sembilan Matahari – Fenomena Pelangi
Thi Lo Su terpilih sebagai salah satu dari “Sembilan Matahari” dalam kampanye TAT “12 Bulan, 7 Bintang, 9 Matahari.” Daya tarik khasnya adalah fenomena pelangi pagi, yang terbentuk ketika sinar matahari memantulkan kabut air yang padat—hanya terlihat dalam kondisi sempurna.
Tindakan Pencegahan Perjalanan
Beberapa bagian jalan setapak mengharuskan berjalan melintasi sungai dan bebatuan yang sangat licin. Sepatu trekking yang bagus dan pijakan yang hati-hati sangat penting.
Cara Menuju ke Sana
-
Akses hanya dengan 4WD selama musim jalan terbuka (Des–Mei).
-
Selama musim hujan (Juni–Nov), pengunjung harus arung jeram + trekking 12 km untuk mencapai air terjun.
-
Rute dari Mae Sot ke Umphang termasuk 1.219 tikungan yang terkenal, cocok untuk pengemudi berpengalaman atau tur berpemandu.
Perjalanan
-
Musim fotografi terbaik: akhir musim hujan hingga awal musim dingin
-
Kenakan sepatu trekking dengan daya cengkeram tinggi
-
Tahan air barang-barang Anda
-
Pesan paket arung jeram terlebih dahulu
-
Berhati-hatilah terhadap bebatuan licin selama aliran air tinggi
Biaya Masuk:
- Thailand: Dewasa 30 THB / Anak-anak 20 THB
- Orang Asing: Dewasa 400 THB / Anak-anak 200 THB
- Biaya kendaraan: 60 THB per mobil
- Biaya berkemah & akomodasi: Hubungi kantor suaka
Jam Buka:
- Jam operasional Cagar Alam Umphang: 08:00 – 17:00