“Ruang kelas alami di hutan awan purba tertinggi di Thailand. Saksikan hamparan Lumut Sphagnum dan tanaman musim dingin langka di jalur alam terpendek dan termudah.”

Jalur Alam Ang Ka (Ang Ka Nature Trail) memiliki sejarah panjang dan menarik yang terkait dengan penjelajahan Doi Inthanon. Awalnya, area ini disebut Doi Ang Ka (Gunung Kolam Gagak) diambil dari nama kolam alami di puncak gunung tempat kawanan gagak besar biasa berkumpul untuk mandi, yang kemudian menjadi asal muasal namanya. Area ini telah dipelajari oleh ahli zoologi dan botani asing sejak sebelum Perang Dunia II karena ekosistemnya sangat berbeda dari wilayah lain di Asia Tenggara. Tempat ini diklasifikasikan sebagai rawa gunung tertinggi di Thailand, lingkungan yang sangat langka di zona tropis.

Karakteristik Ang Ka terbentuk oleh cekungan dataran tinggi sekitar 2.500 meter di atas permukaan laut, menciptakan lahan basah dengan kelembaban relatif hampir 100% sepanjang tahun. Seiring waktu, pengelolaan area ini berevolusi dari situs penelitian menjadi pembangunan jalan setapak kayu yang ditinggikan. Hal ini memungkinkan wisatawan untuk melihat keindahan tanpa merusak ekosistem tanah yang rapuh. Jalur ini dikembangkan sebagai "ruang kelas alam" untuk menunjukkan pentingnya hutan hulu sungai, yang bertindak seperti spons alami raksasa, menyerap air hujan dan perlahan-lahan melepaskannya ke aliran sungai di bawahnya.

Suasana umum di dalam Ang Ka membuat Anda merasa seolah-olah telah melangkah ke hutan purba era Jurassic. Begitu Anda melangkah ke jalan setapak kayu, Anda akan merasakan udara dingin dan kabut yang melayang di antara pepohonan. Setiap pohon di hutan ini, dari batang hingga cabang tertinggi, ditutupi lapisan lumut, pakis, dan lumut kerak, membuat kulit kayu aslinya hampir tidak terlihat. Keheningan hutan yang dalam hanya diselingi oleh suara tetesan air dan panggilan burung gunung langka, menciptakan suasana misterius dan sakral yang sangat disukai oleh para fotografer dan pecinta alam.

Sorotan yang tak boleh dilewatkan adalah mengamati Lumut Sphagnum, lumut hijau muda besar yang tumbuh tebal di tanah dan akar, berfungsi sebagai indikator kemurnian udara dan kelembaban yang sempurna. Di awal tahun (Januari - Februari), Anda akan melihat Rhododendron (Mawar seribu tahun) bermekaran dengan warna merah cerah dengan latar belakang hijau. Ada juga kesempatan untuk melihat "Burung Madu Ekor Hijau" yang indah memakan nektar bunga liar. Suasana Ang Ka bukan hanya sekadar berjalan-jalan dengan pemandangan yang indah; ini adalah cara untuk menyerap energi alam paling murni dari titik tertinggi di Thailand.

Jalur Alam Ang Ka adalah tujuan utama bagi siapa pun yang mengunjungi Doi Inthanon. Meskipun hanya sepanjang 300 meter, tempat ini penuh dengan kisah evolusi alam. Berjalan melalui Ang Ka pada hari yang berkabut memberikan pemahaman terdalam tentang "Hutan Awan." Ini adalah tempat yang menginspirasi konservasi dan memberikan kenangan khusus melalui sentuhan udara dingin dan pemandangan hutan zamrud yang tetap alami selama berabad-abad.


Cara Menuju ke Sana
  • Mobil Pribadi: Dari tempat parkir puncak Doi Inthanon, seberangi jalan menuju pusat pengunjung; pintu masuk berada tepat di sebelahnya.

  • Transportasi Umum: Naik songthaew kuning dari Chom Thong ke tempat parkir puncak dan berjalan sekitar 50 meter ke pintu masuk.

  • Kondisi Jalan: Sangat mudah; berupa jembatan kayu datar yang cocok untuk anak-anak dan lansia.


Perjalanan
  • Musim Kunjungan Terbaik: Dapat diakses sepanjang tahun, tetapi lumut paling subur di musim hujan (Agustus-Oktober), dan bunga mekar di musim dingin (Desember-Februari).

  • Persiapan: Bawalah jaket tahan lembab, karena hutan sangat lembab dan dingin.

  • Fotografi: Gunakan aperture lebar (f-stop rendah) untuk menangkap detail lumut dan tetesan embun untuk tampilan yang segar dan berdimensi.

  • Pengamatan Burung: Untuk burung langka, kunjungi di pagi hari (06:00 - 08:00) dan tetap tenang.

  • Aturan: Jangan menyentuh atau memetik tanaman apa pun, dan jangan membawa makanan ke dalam untuk menghindari gangguan satwa liar dengan sampah. 


Biaya Masuk:

  • Pengunjung lokal: Termasuk dalam biaya masuk taman (60 THB).

  • Pengunjung asing: Termasuk dalam biaya masuk taman (300 THB).

Jam Buka:

  • Buka setiap hari: 05:00 – 18:00

Aug Ka Nature Trail

Bagikan

Taman Nasional Doi Inthanon, Distrik Chom Thong, Chiang Mai Map

Daftar 0 ulasan |

Buka sekarang : 5.00 - 18.00

Mon5.00 - 18.00
Tue5.00 - 18.00
Wed5.00 - 18.00
Thu5.00 - 18.00
Fri5.00 - 18.00
Sat5.00 - 18.00
Sun5.00 - 18.00

https://thai-tour.com/thai-tour/north/chiangmai/data/aug-ka-nature-trail.html

20

Kelola perjalanan Anda

Delete

Semua ulasan

(Daftar 0 ulasan)

Tempat Terdekat

Puncak Doi Inthanon Puncak Doi Inthanon

(Daftar 0 ulasan)

Jarak 0.10 Kilometer

Doi Inthanon National Park Doi Inthanon National Park

(Daftar 0 ulasan)

Jarak 0.41 Kilometer

Jalur Alam Kew Mae Pan Jalur Alam Kew Mae Pan

(Daftar 0 ulasan)

Jarak 3.38 Kilometer

Pagoda Noppamethanedon dan Pagoda Nopphonphusiri Pagoda Noppamethanedon dan Pagoda Nopphonphusiri

(Daftar 0 ulasan)

Jarak 4.10 Kilometer

View Point Km 41 View Point Km 41

(Daftar 0 ulasan)

Jarak 4.44 Kilometer

Air Terjun Siriphum Air Terjun Siriphum

(Daftar 0 ulasan)

Jarak 5.28 Kilometer

Stasiun Pertanian Kerajaan Inthanon Stasiun Pertanian Kerajaan Inthanon

(Daftar 0 ulasan)

Jarak 6.19 Kilometer

Air Terjun Pha Dok Siew Air Terjun Pha Dok Siew

(Daftar 0 ulasan)

Jarak 7.07 Kilometer

Baan Pakaamorn Doi Inthanon Baan Pakaamorn Doi Inthanon

(Daftar 0 ulasan)

Jarak 7.44 Kilometer

Baan Rabiang Na Pa Bong Piang Baan Rabiang Na Pa Bong Piang

(Daftar 0 ulasan)

Jarak 7.79 Kilometer

Hotel terdekat

Baan Pakaamorn Doi Inthanon Baan Pakaamorn Doi Inthanon (Daftar 0 ulasan)

Jarak 7.44 Kilometer

Baan Rabiang Na Pa Bong Piang Baan Rabiang Na Pa Bong Piang (Daftar 0 ulasan)

Jarak 7.79 Kilometer